Strategi Marketing Untuk Meningkatkan Penjualan Bisnis Online Anda




Strategi Marketing Untuk Menunjang Pemasaran

Strategi Pemasaran Untuk Bisnis Online - Hai sahabatku sekalian? Apa kabar kalian hari ini? Jumpa lagi dengan saya. Pada kesempatan yang lalu saya sempat mengulas tentang Contoh Ide Produk Toko Online Unik Dan Kreatif Yang Bisa Anda Tiru. Nah, pada kesempatan kali ini, masih dalam topik seputar bisnis online, saya ingin membagikan pengetahuan saya mengenai Strategi Marketing Untuk Meningkatkan Penjualan Bisnis Online Anda. Seperti kita ketahui bersama, bermain bisnis online itu gampang-gampang susah. Hal ini terbukti dari banyaknya para pemain bisnis online yang belum lama terjun tapi beberapa bulan saja sudah gulung tikar. Tidak ingin seperti mereka? Yuk simak ulasan strategi pemasaran online untuk meningkatkan bisnis dan usaha Anda berikut ini.

Berjualan secara online memang memberikan banyak keuntungan, antara lain pangsa pasarnya tidak terbasas (dengan biaya yang murah, Anda bisa menjangkau pasar yang sangat luas baik didalam negeri maupun diluar negeri), Anda tetap bisa berada dirumah saat menjual produk Anda tersebut, dan usaha Anda ini bisa berjalan 24 jam non stop serta tetap dapat memberikan Anda keuntungan disaat Anda sedang tidur dimalam hari sekalipun. Namun, ya itu... Tidak semua orang yang menjalan bisnis online ini bisa sukses.

STRATEGI MARKETING UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN BISNIS ONLINE ANDA


Beberapa strategi marketing yang akan saya ulas dibawah ini dapat Anda terapkan dengan mudah sekalipun Anda tidak memiliki toko online. Bagi saya, dengan modal berapapun Anda dapat memulai sebuah bisnis. Jadi, baik hanya dengan modal social media (Facebook, Twitter, Instagram, dll) atau modal blog gratisan ya Anda seharusnya tetap bisa memulai bisnis Anda sendiri. Jangan takut dan jangan minder. Yang penting Anda punya kemauan dan niat yang kuat. Ditambah dengan punya rasa ingin belajar yang tinggi sehingga pengetahuan Anda terus bertambah. Salah satunya ya dengan mengetahui strategi pemasaran bisnis online yang akan saya ulas ini.

Strategi Pemasaran Yang Pertama - Reciprocity. Bahasa mudahnya mungkin ialah "berilah terlebih dahulu untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan". Pernahkah Anda mengunjungi situs jual beli toko online besar seperti blibli.com atau bhinneka.com. Biasanya mereka memberikan diskon untuk item-item tertentu. Itu adalah contoh reciprocity. Kedua toko online tadi memberikan potongan harga kepada para pengunjungnya, dengan harapan banyak orang yang tertarik sehingga terjadi pembelian. Menarik bukan?

Contoh lainnya ialah mungkin Anda pernah berkunjung ke blog tentang bisnis online dimana si pemilik blog memberi iming-iming eBook gratis jika Anda bersedia mengisi form nama dan alamat email? Banyak sekali blog-blog yang menggunakan strategi ini untuk mendapatkan alamat email para pengunjungnya. Untuk apa? Alamat email itu disimpan, kemudian akan dihubungi jika si pemilik blog ingin menjual produk tertentu. Nah, itulah beberapa contoh strategi pemasaran reciprocity yang bisa Anda tiru juga.

Strategi Pemasaran Yang Kedua - Commitment. Pengunjung yang diajak untuk membuat komitmen biasanya akan memiliki dorongan yang lebih besar untuk membeli sebuah produk atau jasa. Anda bisa mengajak para pengunjung Anda untuk sekedar melakukan komitmen kecil. Salah satu contoh dari penerapan strategi marketing commitment ini adalah ada salah satu website tentang yang mengulas tentang fitnes, diet dan kebugaran tubuh. Mereka juga menjual tentang ebook maupun video training. Nah, untuk memberikan dorongan membeli kepada para pengunjungnya, mereka melengkapi situsnya dengan fitur penghitung jumlah penurunan berat badan.

Dari fitur tersebut, para pengunjung akan merasa lebih termotivasi untuk segera melakukan diet dan program-program yang disarankan. Nah, secara tidak sadar para pengunjung yang tertarik akan meyakinkan diri mereka sendiri untuk kemudian akhirnya membeli produk tersebut.

Strategi Pemasaran Yang Ketiga - Social Proof. Apa itu strategi marketing social proof? Yaitu strategi yang menggunakan banyaknya pelanggan kita untuk menarik lebih banyak lagi pembeli. Contohnya seperti ini, misalkan Anda pergi ke sebuah kota X untuk pertama kalinya. Di sana Anda merasa lapar. Nah, kebetulan ada 2 warung bakso, yang satu ramai sedangkan yang satu sepi. Kira-kira Anda memutuskan makan di warung yang ramai atau yang sepi? Pada umumnya orang akan memilih untuk membeli ditempat yang ramai. Disinilah peran strategi marketing social proof.

Lalu bagaimana implementasinya pada bisnis online? Salah satu contoh paling mudah ialah dengan mengunjungi toko online terbesar di dunia yaitu amazon.com. Di sana Anda dapat melihat bahwa amazon menampilkan review dari para pembelinya. Dengan begitu Anda sebagai calon pembeli akan dapat melihat, seberapa banyak orang yang membeli produk tersebut, dan seberapa puas mereka dengan produk yang telah dibelinya. Data tersebut secara tidak langsung akan meningkatkan minat pengunjung tertarget untuk membeli.

Strategi Pemasaran Yang Empat - Liking. Yang dimaksud dengan strategi pemasan liking adalah dengan menjadi pribadi yang baik dan tentunya sesuai selera dari para pangunjung Anda. Dalam hal ini "Anda" harus benar-benar menjadi sesuatu yang disukai oleh para pengunjung. Apapun itu, mulai dari tampilan website, gaya bahasa, isi artikel, pelayanan dari customer service, kemasan produk, manfaat produk, pengiriman yang tepat waktu, harga yang bersahabat, dll. Banyak sekali faktor yang masuk didalam strategi marketing liking.

Untuk bisa menarik pembeli dari strategi ini Anda tentu membutuhkan waktu. Dari waktu dan jam terbang itulah maka kredibilitas Anda akan terbangun. Oleh karena itu pastikan Anda selalu memberikan "apapun" yang terbaik bagi pengunjung Anda dan teruslah melakukan evaluasi untuk menjadi lebih dan lebih baik lagi.

Strategi Pemasaran Yang Lima - Authority. Bagaimana jika Anda ingin membeli sesuatu, baik itu barang maupun jasa, namun ketika Anda mengajukan pertanyaan yang detail, eh si empunya website tidak menguasai apa yang mereka tawarkan? Tentu Anda menjadi ragu bukan? Begitu juga perasaan pengunjung Anda jika mereka bertanya kepada Anda, dan Anda tidak dapat memberikan jawaban yang memuaskan. Oleh karena itu Anda harus menjadi seorang ahli. Dan untuk dikenal sebagai ahli, Anda tidak dapat hanya mengatakan bahwa Anda ahlinya karena keahlian memang harus ditunjukan.

Ada banyak cara untuk menunjukan bahwa Anda adalah seorang ahli dari produk maupun jasa yang Anda tawarkan. Salah satu cara yang dapat Anda tempuh adalah dengan meminta orang-orang yang sudah membeli dari Anda untuk memberikan testimoni yang jujur. Atau Anda juga dapat meminta mereka memberikan review atas produk, jasa, pelayanan, maupun pengalaman membeli dari Anda. Dengan begitu orang akan lebih yakin bahwa Anda adalah seorang ahli dan mereka lebih percaya untuk melakukan pembelian dari Anda.

Strategi Pemasaran Yang Keenam - Scarcity. Strategi pemasaran yang terakhir adalah dengan melakukan desakan terhadap calon pelanggan Anda. Beberapa hal yang dapat dijadikan "senjata" dari strategi pemasaran ini adalah waktu, harga, dan jumlah produk yang tersedia. Anda dapat menggunakan masing-masing elemen secara terpisah maupun secara bersamaan. Misalnya, dengan memberikan keterangan segeralah membeli karena stok barang tinggal 2 buah. Dengan begitu pengunjung akan merasa terdorong untuk melakukan transaksi sesegera mungkin.

Atau misalkan saat menjelang pergantian tahun, Anda bisa memberikan rasa terdesak kepada para pengunjung dengan memberikan keterangan harga diskon 75% hingga tanggal 31 Desember. Dengan begitu akan tercipta efek dorongan untuk cepat-cepat membeli karena harga lebih murah 75% dan batas waktunya hingga 31 Desember.

Nah, menarik bukan? Semua strategi bisnis marketing itu dapat Anda terapkan pada usaha yang sedang Anda jalankan sekarang. Jika digunakan dengan tepat, keenam strategi marketing tersebut tentu akan memberikan dampak yang positif bagi bisnis Anda. Tapi yang perlu Anda ingat adalah pergunakan tiap-tiap strategi pemasaran tersebut dengan bijaksana. Maksudnya adalah jangan sampai Anda menipu para pengunjung. Misalnya, Anda bisa saja mengatakan bahwa seorang ahli, tapi mungkin pada kenyataannya Anda bukanlah seorang ahli, ditambah Anda juga malah belajar untuk menjadi seorang ahli.

Contoh lainnya adalah dengan mengatakan bahwa stok barang hingga saat ini tinggal 2 buah terakhir! Padahal pada kenyataannya Anda masih punya lebih dari 25 buah barang yang sama. Itu sama saja menipu. Berpiriklah positif, lakukan hal yang positif, dan semoga Anda menuai hasil yang positif pula. Selamat menjalankan strategi marketing ini kawan!

Strategi Marketing Untuk Meningkatkan Penjualan Bisnis Online Anda Strategi Marketing Untuk Meningkatkan Penjualan Bisnis Online Anda Reviewed by Megah Indra on Thursday, August 20, 2015 Rating: 5
Powered by Blogger.